• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Kisah Heroik para Sahabat yang Tetap Berpuasa saat Berjihad di Jalan Allah

29 May 2017
in INSPIRASI, Tokoh
Reading Time: 4 mins read
A A
Kisah Heroik para Sahabat yang Tetap Berpuasa saat Berjihad di Jalan Allah
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Para Pahlawan itu tetap Berpuasa

PANJIMAS.COM – Orang yang berpuasa adalah kekasih Allah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, sebagaimana yang disepakati oleh Syaikhani, dari Abu Sa’ad Al-Khudri:

مَنْ صَامَ يَوْمًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ بَاعَدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

“Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah (fi sabilillah), niscaya Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh tujuh puluh tahun.”[1]

Baranga siapa berpuasa sehari di jalan Allah, niscaya Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh tujuh puluh musim (tahun). Para salafush shalih memahami bahwa “berpuasa di jalan Allah” maknanya, “Engkau memerangi musuh, berperang di jalan Allah, dan engkau persembahkan ruhmu secara ikhlas di jalan Allah.”

Oleh karena itu, Ibnu Katsir, Adz-Dzahabi, dan para ahli ilmu lainnya meriwayatkan bahwa Abdullah bin Rawahah radhiyallahu ‘anhu. Turut serta dalam perang Mu’tah saat ia berbai’at (berjanji setia) kepada Allah untuk terus bertempur sampai titik darah penghabisan. Pada saat itu, ia sedang berpuasa.

Sebelumnya, Zaid bin Haritsah dan Ja’far Ath-Thayyar telah menjemput syahid. Ia serukan perang bersamaan dengan akan tenggelamnya matahari dan azan maghrib dikumandangkan, sedangkan ia dalam keadaan berpuasa, dalam keadaan perut lapar dan dahaga. Ia pun berkata “Bawalah kemari sesuatu yang bisa aku makan, agar aku dapat terus berperang.”

Abdullah radhiyallahu ‘anhu tetap berpuasa meskipun dalam situasi perang, saat pedang berkilat dan tombak-tombak beradu di atas kepala para pahlawan, sehingga ia pun melihat saudara-saudaranya terbunuh.

Karena merasa letih, ia berkata, “Berilah aku kurma untuk ku makan.” Setelah dibawakam kurma untuknya, ia bertanya, “Sudahkah matahari tenggelam?” Para sahabatnya menjawab, “Belum!” Lalu, ia pun menunggu hingga waktu berbuka.

Ketika matahari tenggelam, ia mengambil sesuap untuk dimakan. Namun, makanan tak lagi terasa enak, minuman tak lagi berarti saat ia melihat banyak saudaranya yang telah menjemput syahid di medan laga.

Akhirnya, ia pun membuang sesuap yang ada di mulutnya di atas tanah, lalu ia pecahkan sarung pedangnya dengan lututnya dan menengadah ke langit seraya menyerukan syair:

                Jika manusia menimbang (urusannya) dan menahan sedih

                Bukankah engkau hanya setetes air di geriba

                Mengapa kumelihatmu membenci surga

               Kemudian ia berperang sampai tertebas oleh pedang,

               sementara ia masih berpuasa.

Saudara sekalian, lihatlah jiwa-jiwa ini, bagaimana ia terbang menuju Allah, bagaimana pula ia berpindah kepada Al-Hayyu Al-Qayyum. Lalu apa yang kita persembahkan untuk Islam? Tidak qiyamul lail, tidak jihad, dan tidak pula mendermakan harta.

Tetapi para salfush shalih itu, mereka yang tau bahwa puasa adalah madrasah bagi ruh (jiwa), bahwa ada kehidupan abadi di sisi Allah. Mereka mengangkat tingi-tinggi kalimat la illaha illah dengan pedang.

                Dan siapakah yang mengangkat pedang untuk meninggalkan asma-Mu

                Di atas kepala-kepala bintang penerang

                Kami menjadi gunung di gunung dan mungkin saja

                Kami menjadi lautan di atas ombak lautan

                Ruh-ruh kami, ya Allah, di atas pelana kami berharap

                Pahala-Mu sebagai rampasan perang (ghanimah) dan di sisi-Mu

Wahai siapa saja yang lahir di atas la ilaha illallah, wahai siapa saja yang tumbuh di atas la ilaha illallah, telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, ia telah mendekati kalian, sedekat busur atau lebih dekat lagi.

Demi Allah, jangan sampai Ramadhan berlalu dari kalian, namun banyak yang gagal dan merugi. Berusahalah, agar Allah membebaskan leher-leher kalian dari api neraka.

Ambillah kesempatan yang tak tergantikan itu, sesungguhnya pada bulan tersebut anda taubat dan ada penerimaan (amal) dari Allah. Perbanyaklah zikir, tahlil, tasbih dan tahmid. Pelajarilah Al-Qur’an dalam bulan tersebut, hidupkanlah rumah-rumah kalian dengan ayat-ayat Allah yang terang dan tinggalkanlah nyanyian-nyanyian seronok, tak tahu malu, rendahan dan tak layak, yang menyesatkan hati dari Rabb-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ibnu Abbas berkata, “Rabb kita mengirim angin yang menggetarkan ranting.” Bagi siapa saja yang di dunia mencegah telinganya dari mendengarkan nyanyian.

                Angin yang menggoyangkan ranting-ranting

                Lalu mengalunkan suara yang membuai pendengaran manusia

                Bagaikan irama-irama dalam syair

                Celakalah telinga, jangan kau gantikan dengan senar (alat musik)

Berusahalah! Agar kalian bisa membebaskan leher-leher kalian dari api neraka, agar wajah kalian menjadi putih, pada hari saat kalian dihadapkan kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Memaksa.

Alangkah beruntung bagi perut-perut yang lapar di jalan Allah. Selamat bagi perut-perut yang menahan dahaga karena ingin memperoleh ridha Allah. Selamat bagi kalian yang didatangi bulan (Ramadhan), pada saat kalian berpuasa di dalamnya karena iman dan ikhlas, Allah membanggakan kalian kepada Malaikat dari atas langit ke tujuh.

Wahai umat yang kekal, yaitu umat pertengahan (wasath), wahai umat yang telah Allah ridhai dengan segala perbuatan baiknya. Hapuslah kejahatan-kejahatan kalian pada bulan ini, perbaharuilah taubat kalian kepada Allah.

Semoga Allah menghidupkanmu wahai Ramadhan, agar dengan karunia Allah engkau bebaskan kesalahan dan kerugian kami, agar engkau bisa menuntun kami menuju telaga yang mengalir untuk kami minum airnya—dengan ijin Allah—seteguk minuman yang tidak akan pernah terasa haus lagi untuk selama-lamanya.

Sumber: Dikutip dari buku Ramadhan agar Puasa Tak Sekedar Lapar & Dahaga.

_____________________

[1] Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, serta At-Tirmidzi dan lainnya.
Tags: al quranberpuasaheadlinespara pahlawanpara pahlawan itu tetap berpuasaperang mu'tahpuasa
ShareTweetSend
Previous Post

Apa Kata Pesepakbola Termahal Dunia, Paul Pogba Saat Umroh Ramadhan?

Next Post

Polisi Inggris Rilis Foto Pelaku Serangan Manchester, Salman Abedi

Next Post
Polisi Inggris Rilis Foto Pelaku Serangan Manchester, Salman Abedi

Polisi Inggris Rilis Foto Pelaku Serangan Manchester, Salman Abedi

Ustadz Bachtiar Nasir Dilarang Ceramah di Kampus, Siapa Dalangnya?

Ustadz Bachtiar Nasir Dilarang Ceramah di Kampus, Siapa Dalangnya?

Issa Qaraqe : “80% Tuntutan Ribuan Tahanan Palestina Telah Dipenuhi”

Issa Qaraqe : “80% Tuntutan Ribuan Tahanan Palestina Telah Dipenuhi”

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kisah Heroik para Sahabat yang Tetap Berpuasa saat Berjihad di Jalan Allah

Kisah Heroik para Sahabat yang Tetap Berpuasa saat Berjihad di Jalan Allah

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.