• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Geliat Syiah di Kota Balikpapan Mengkhawatirkan

12 Dec 2014
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Beredar Kabar Ribuan Penyusup Syiah Berkedok Pencari Suaka Asal Afghanistan tiba di Balikpapan
0
SHARES
186
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN (Panjimas.com) – Sejatinya, Kota Balikpapan adalah kota yang nyaman dihuni dan kondisi keberagamaannya cukup kondusif.

Menurut Sekretaris Umum MUI Kota Balikpan, Drs. HM. Jaelani menyatakan, kota yang berjuluk “Madinatul Iman” ini pada tahun 2011 pernah mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama sebagai kota yang paling kondusif dalam segi kerukunan beragama.

Hal itu dibenarkan oleh tokoh Nahdlatul Ulama Balikpapan, KH. Mohamad Anas Muchtar.

“Alhamdulillah sekarang ini perbedaan-perbedaan makin menyempit. Khususnya di Balikpapan ini sudah kondusif. Toleransi di dalam agama sendiri itu sudah bagus sekali. Tapi, kalau toleransi antar agama ya tetap kita batasi,” tandasnya kepada anggota Jurnalis Islam Bersatu, Fajar Shadiq di Balikpapan, Jumat, (12/12).

Namun, suasana kondusif itu sempat terusik tatkala Kota Balikpapan kedatangan sejumlah imigran Syiah dari Afghanistan. Paska 1 Juli 2014, Australia menutup pintu bagi para pencari suaka, Indonesia menjadi sasaran yang empuk untuk ditinggali. Hingga saat ini sudah ada sekira 300 imigran syiah di kota industri ini. (Baca: Beredar Kabar Ribuan Penyusup Syiah Berkedok Pencari Suaka Asal Afghanistan tiba di Balikpapan)

Meski demikian, keberadaan para penganut syiah di Kota Balikpapan sudah sejak lama tercium.

HM.Jaelani, selaku pengurus MUI kepada JITU menyatakan kelompok syiah sudah mulai berani terang-terangan sejak tahun 2000-an.

“Kalau terdengar sudah lama, tapi untuk menyatakan bahwa diri bahwa mereka syiah, itu mereka gak akan ngaku. Mereka taqiyyah (berdusta dan menutupi diri,red) itu,” tutur Jaelani saat ditemui di Kantor Baznas, Kamis, (19/12).

Sementara, Kyai Anas mengakui bahwa keberadaan mereka sudah diketahui saat pihaknya mengadakan pertemuan dengan DKM Masjid Shohibus Salim dengan pihak Kementerian Agama.

Masjid Shohibus Salim ini memang dikenal oleh kalangan umat Islam Balikpapan sebagi masjid yang kerap mengadakan pengajian syiah.

“Beberapa tahun lalu kita mengadakan pertemuan dengan mereka di Masjid Sohibus Salim. Itu salah satu dari pengurusnya pernah mengakui.‘masjid tempat saya memang ada sekretariatnya’,” ujar Kyai Anas.

“Saya (Kyai Anas) berkata, berarti anda melindungi syiah itu. Dengan adanya syiah, mengakui bahwa disitu ada syiah,” tambah tokoh yang pernah mondok di Pondok pesantren Darul Ulum, Jombang ini.

Jadi, dari situlah Kyai Anas yakin bahwa Syiah memang sudah ada di Balikpapan tetapi sangat kecil sekali dan belum berani menampakkan diri.

Kyai Anas juga mengaku bahwa dirinya agak kerepotan menghadapi gerakan Syiah di Balikpapan. Pasalnya, mereka yang menjadi tokoh syiah di Kota Minyak ini dulunya merupakan ‘teman-teman seperjuangan’ yang bertaqiyah.

“Kita ini repotnya bagaimana yaa. Dari teman-teman semua yang dulu sama-sama perjuangannya, pahamnya juga sama asalnya, terus tahu-tahu kok dia menurut kabar sudah condong dengan syiah,”tuturnya lamat-lamat sambil menerawang ke arah gerbang pondok pesantren yang diasuhnya sejak tahun 2006 itu.

Dari penelusuran JITU di situs berita-berita syiah, kelompok ini beberapakali telah mengadakan acara ritual Asyura di Balikpapan.

Bahkan, mereka mengadakan acara Dialog Antar Mazhab bertajuk “Merajut Ukhuwah Islamiyah dan Meretas Program Umat yang diselenggarakan oleh Yayasan Anzal Al-Ishlah Balikpapan pada 24 Mei 2014.

Dalam acara tersebut, yayasan yang diduga memayungi kelompok syiah itu mengeluarkan sejumlah tuntutan. Mulai dari tuntutan bahwa Syiah adalah salah satu agama dalam mazhab Islam, mengecam peredaran buku MUI Pusat berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”. Bahkan, mereka juga menuntut penulisnya dimejahijaukan.

Tuntutan yang terbilang berani itu, ditanggapi santai oleh Kyai Anas.

“Itu yang deklarasi bukan dari syiah (secara tegas, red) tapi atas nama Yayasan Anzal, itu pun bukan deklarasi tapi ada pertemuan biasa yang pertemuannya itu membuat beberapa keputusan untuk meminta dicabut buku yang diedarkan oleh MUI Pusat. Tapi kita abaikan saja itu,” ujarnya.

Menurut pengasuh Ponpes Modern Al-Muttaqin, Gunung Guntur, acara itu sebenarnya juga dipelopori oleh salah seorang oknum pengurus MUI Kecamatan.

“Jadi, apakah mereka tidak paham atau bagaimana?” Tanya Kyai Anas.

Langkah NU membendung Syiah

Kyai Anas sendiri menganggap bahwa Nahdlatul Ulama telah melakukan langkah-langkah preventif untuk memagari warga Nahdliyyin dari pengaruh syiah.

Di antara caranya adalah dengan mengadakan pertemuan para tokoh di tingkat atas secara rutin, hingga memantau masjid-masjid dan musholla yang dikelola oleh warga Nahdliyyin. Terutama jika ada pihak luar yang ingin memakai rumah ibadah sebagai tempat kegiatan seperti pengajian atau semacamnya.

Beliau juga membentengi para jamaahnya dengan cara konvensional seperti dengan cara dakwah bil lisan.

“Kalau saya, saat khutbah sedikit-sedikit tetap saya masukkan, saya sampaikan juga kelompok (syiah, red) ini di Balikpapan sudah ada itu saya sampaikan. Saya tidak langsung sebutkan namanya, tapi saya terangkan ini ada kelompok yang tidak mengakui sahabat, yang jadi khalifah pertama seharusnya Ali, dan sebagainya. Di Balikpapan itu sudah ada kelompok seperti ini,” tutur pria yang sejak tahun 1980 sudah merantau ke Balikpapan.

Beliau mewaspadai agar jangan sampai kita jamaahnya ikut terjebak dalam kelompok menyesatkan itu.

“Kita harus waspada. Kita masukkan di ceramah-ceramah, di khutbah-khutbah itu kita masukkan walau sedikit-sedikit,” ungkap beliau. [AW/Fajar Shadiq, JITU]

Tags: geliat syiahheadlinesimigran syiahkyai anasMUINahdlatul UlamaNUpondok pesantrenponpesSyiah balikpapan
ShareTweetSend
Previous Post

Kyai Anas: Awas! Jangan Sampai Syiah Berkembang di Balikpapan

Next Post

Pengasuh Ponpes Al-Muttaqin Balikpapan: Jangan Sampai Syiah Masuk ke Lembaga Pendidikan

Next Post
Ulama Balikpapan Berpesan Agar Media Islam terus Beritakan Penyimpangan Syiah

Pengasuh Ponpes Al-Muttaqin Balikpapan: Jangan Sampai Syiah Masuk ke Lembaga Pendidikan

Pengasuh Ponpes Al-Muttaqin Balikpapan: Jangan Sampai  Syiah Masuk ke Lembaga Pendidikan

Ulama Balikpapan Berpesan Agar Media Islam terus Beritakan Penyimpangan Syiah

MUI Balikpapan: Ngeri, Balikpapan Dibanjiri Pengungsi Syiah

MUI Balikpapan: Ngeri, Balikpapan Dibanjiri Pengungsi Syiah

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Beredar Kabar Ribuan Penyusup Syiah Berkedok Pencari Suaka Asal Afghanistan tiba di Balikpapan

Geliat Syiah di Kota Balikpapan Mengkhawatirkan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.