• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Fadli Zon: Informasi Intelijen Jangan Diumbar ke Publik

23 Nov 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Fadli Zon: Informasi Intelijen Jangan Diumbar ke Publik
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


JAKARTA (Panjimas.com)
— Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, BIN hanya memunculkan kegaduhan baru di tengah masyarakat dengan mengungkapkan survei P3M NU. Padahal, menurutnya, informasi intelijen tidak seharusnya diumbar ke publik.

Sebelumnya, Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Arief Tugiman mengungkapkan ada 41 masjid di kementerian dan lembaga yang terpapar paham radikalisme. Hal ini dia sampaikannya dalam diskusi Peran Ormas Islam Dalam NKRI di Kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Sabtu (17/11) lalu.

Arief menjelaskan, 41 masjid itu terdiri dari 11 masjid kementerian, 11 masjid di lembaga dan 21 masjid BUMN. Dari data ini, Arief menjelaskan jika ada tujuh masjid dengan paparan radikalisme kategori rendah, 17 masjid terpapar radikalisme kategori sedang dan 17 masjid terpapar radikalisme kategori tinggi.

Pengungkapan hasil survei terhadap 41 masjid itu kini menjadi polemik. Diketahui, BIN mendapatkan hasil survei itu dari Pengawas Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Nahdlatul Ulama (P3M NU).

“Pengumuman-pengumuman seperti itu malah akan menimbulkan kecurigaan ya,” kata Fadli Dzon di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/11) lalu.

Menurutnya, definisi dan kriteria radikalisme yang dimaksud BIN tidak jelas. Ia menganggap perlu ada penjelasan lebih lanjut terkait kriteria radikalisme tersebut. Selain itu, politikus Partai Gerindra tersebut juga menilai perlu evaluasi terkait program deradikalisasi yang didanai APBN. “Jadi harusnya program itu yang dievaluasi apakah program (deradikalisasi) ini berjalan atau tidak gitu,” tuturnya.

Sementara itu, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengkritisi BIN. Menurut Mustafa BIN seharusnya dapat memilah dan memilih terlebih dahulu terkait informasi apa saja yang akan disampaikan ke masyarakat.

“Bukan menjadi informasi mentah yang dilempar ke publik lalu menjadi kontroversi itu yang kemudian membuat suasana justru menjadi tidak stabil, kita bisa saling curiga saling tuding menuding,” kata Mustafa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/10).

Mustafa menganggap informasi intelijen itulah yang kemudian diolah untuk kemudian dibuatkan kebijakannya. Menurutnya, kebijakan itulah yang kemudian disampaikan kepada publik.

“Tentu saja sebijak-bijaknya namanya kebijakan harus bijak bagaimana kemudian membuat suasana yang kondusif, apalagi ini sekarang bulan-bulan, hari-hari menjelang pemilu 2019 pileg, pilpres, pemilihan DPD,” tuturnya.
Anggota parlemen tersebut berharap pemerintah lebih kompak dan dapat melihat segala persoalan secara utuh. Kemudian pemerintah bisa membuat kebijakan yang lebih bijak.

“Masjid-masjid itu kan tempat orang untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa untuk menenangkan diri untuk memperdalam keyakinannya, jangan sampai kemudian menjadi permasalahan kepada umat-umat tertentu lalu akhirnya kegiatan agama yang seyogiyanya menjadi kontributor bagi stabilitas politik justru malah menjadi sesuatu yang tidak kontributif,” ucapnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang Kementerian Agama (Kemenag), Amsal Bakhtiar berencana untuk memanggil BIN untuk menanyakan temuan 50 penceramah yang terindikasi menyebarkan radikalisme.

“Perlu klarifikasi dulu ke BIN ya. Ada rencana saya memang mau mengundang BIN juga ke kantor untuk mendapatkan informasi itu,” ujar Amsal, seperti dilansir Republika, Rabu (21/11).

Menurut dia, BIN perlu memberikan klarifikasi terkait hasil temuan tersebut sehingga masyarakat, khususnya umat Islam tidak saling mencurigai satu sama lain. Namun, kata dia, BIN biasanya tidak terbuka dalam memberikan nama-nama penceramah dengan alasan bukan konsumen publik. “Tapi kan kemudian BIN atau BNPT dalam penanganannya tidak mau terbuka mengasih nama, itu yang sulit, sehingga masyarakat saling curiga,” ucapnya.

Dia menuturkan, Balitbang Kemenag sebelumnya juga sudah biasa mengundang lembaga-lembaga riset yang terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Misalnya, PPIM UIN Jakarta, Wahid Institute, LP3M, dan Serta Institut.
“Kita undang untuk memaparkan hasil penelitian mereka, benar apa nggak? Dan bagaimana metodenya? Kan kita tidak bisa mengklaim dulu. Kemudian berapa kali dia melakukan dan mendengar ceramah?” katanya.

Kemudian, tambah dia, jika temuan BIN tersebut benar, maka perlu melakukan klarifikasi terhadap penceramah yang terindikasi radikal tersebut. “Kalau seumpamanya ada kan kita bisa melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan atau kita ricek lagi. Sebab, dalam prinsip kami di penelitian tidak boleh marah-marah. Yang boleh kalau tidak setuju, ya teliti lagi dengan metode mereka. Itu namanya cek dan ricek,” jelasnya. (des/Sumber: republika)

Tags: 41 masjid terpapar radikalismeFadli Zonheadlinesinformasi intelijen
ShareTweetSend
Previous Post

Din Syamsuddin: Rekonsiliasi di Myanmar Memiliki Dampak Positif di Masa Depan

Next Post

DPR: Kriteria Radikalisme yang Dimaksud BIN Tidak Jelas

Next Post
DPR: Kriteria Radikalisme yang Dimaksud BIN Tidak Jelas

DPR: Kriteria Radikalisme yang Dimaksud BIN Tidak Jelas

Dituduh Hina NU, Gus Nur Dikriminalisasi, Dijadikan Tersangka

Dituduh Hina NU, Gus Nur Dikriminalisasi, Dijadikan Tersangka

PSI Tolak Perda Syariah, MUI: Indonesia Tidak Bisa Lepas dari Agama dan Syariah

PSI Tolak Perda Syariah, MUI: Indonesia Tidak Bisa Lepas dari Agama dan Syariah

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Fadli Zon: Informasi Intelijen Jangan Diumbar ke Publik

Fadli Zon: Informasi Intelijen Jangan Diumbar ke Publik

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.