• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Selain Sebagai Gerakan Tajdid, Muhamadiyah Dikenal Pula Sebagai Gerakan Modern, Begini Penjelasan Haedar Nashir

25 Jan 2023
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Selain Sebagai Gerakan Tajdid, Muhamadiyah Dikenal Pula Sebagai Gerakan Modern, Begini Penjelasan Haedar Nashir
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sleman, Panjimas—Di samping sebagai gerakan tajdid, Muhammadiyah juga sering diatribusikan sebagai gerakan modern. Para ahli ternama seperti Deliar Noer, James L. Peacock, Mitsuo Nakamura, dan Clifford Geertz menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern-moderat.

Jejak kemajuan yang dirasakan langsung masyarakat luas menjadi pertimbangan mengapa para peneliti tersebut menempatkan Muhammadiyah sebagai organisasi penting yang menjadi motor pembaharuan pemikiran Islam, khususnya di Indonesia.
Haedar menerangkan bahwa arti modern ialah kekinian. Dalam bahasa Arab, modernisme sering disebut dengan kata al-‘ashariyyah.

Pandangan ini sejalan dengan spirit QS. Al-‘Ashr yang menjelaskan tentang pentingnya memanfaatkan waktu. Saking istimewanya surat ini, Imam Syafii menempatkannya sebagai inti dari ajaran Al Quran. Tidak heran bila Ahmad Dahlan mengajarkan surat ini hingga berbulan-bulan lamanya. Karenanya, spirit modernisme Muhammadiyah berakar dari tradisi Islam bukan dari pengalaman peradaban Barat.

Menurut Haedar, modernisme Barat lahir akibat trauma terhadap Agama. Kala itu, gereja memiliki kontrol penuh terhadap kehidupan ekonomi, politik dan bernegara, sehingga siapapun yang bertentangan atau menentang gereja akan disingkirkan. Hal inilah yang kemudian mendorong lahirnya semangat humanisme-sekular dan menempatkan agama pada aspek ritual dan pribadi semata. Para raksasa pemikir Barat seperti Max Weber, Friedrich Nietzsche, Karl Marx berasal dari keluarga religius yang kemudian menjadi pengkritik utama kaum beragam.

“Modern kita berbeda dengan Barat. Barat lahir karena trauma Agama. Dasar modernisme Barat itu humanisme-sekular. Saat itu agama di Barat serba teosentrisme, serba hablu min Allah, dan punya kecenderungan anti terhadap kemanusiaan,” tutur Haedar dalam acara Peresmian Gedung Kelas Putra Terpadu Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta pada Sabtu (21/01).

Islam sejak awal telah menjadi gerakan modern dalam pengertian QS al ‘Ashr yaitu menghargai waktu, bergerak ke depan, membuat inovasi, dan lain-lain. Spirit QS. Al ‘Ashr ini bila dipadukan dengan QS Iqra 1-5 maka akan menjadi basis kemajuan Islam. Menurut Haedar, Islam sebagai ajaran dan sejarah peradaban sungguh kaya dengan etos atau tradisi keilmuan.

Ayat Al-Qur’an yang pertama diturunkan dan merupakan titik awal kerisalahan Nabi Muhammad justru tentang “iqra”, yang mengandung pesan sekaligus perintah imperatif kegiatan intelektual.

Dengan demikian, Haedar menegaskan bahwa modernisme Muhammadiyah sejatinya lahir dari Islam itu sendiri. Sejak awal kelahirannya, Islam sungguh-sungguh hadir menjadi agama sekaligus peradaban profetik yang kosmopolit, humanistik, kultural, dan saintifik. Islam bahkan dapat dikatakan sebagai agama kemajuan (din al-hadarah), yang mampu mengubah daerah Yastrib yang pedesaan menjadi kota peradaban (Madinah al-Munawwarah).

“Dari tradisi iqra lahir peradaban Islam yang maju, Islam yang kosmopolitan. Islam sampai bisa meluas Eropa Barat, ke kawasan Andalusia. Kalau kita ke Granada, jejak Islam begitu luar biasa di sana,” tutur Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Tags: Gerakan ModernGerakan Tajdidmuhammadiyah
ShareTweetSend
Previous Post

Muhammadiyah Kecam Keras Aksi Pembakaran Al Qur’an di Swedia

Next Post

Rektor UIN Jakarta Sampaikan Penyesuaian Biaya Perjalanan Untuk Memperkuat Ekosistem Haji

Next Post
Rektor UIN Jakarta Sampaikan Penyesuaian Biaya Perjalanan Untuk Memperkuat Ekosistem Haji

Rektor UIN Jakarta Sampaikan Penyesuaian Biaya Perjalanan Untuk Memperkuat Ekosistem Haji

Dana Pengembangan Madrasah Harus Dikelola Dengan Profesional dan Dipertangungjawabkan

Dana Pengembangan Madrasah Harus Dikelola Dengan Profesional dan Dipertangungjawabkan

Lazismu DIY Memberikan Bantuan Tandon Air Kepada Kelompok Pemulung di Yogya Karena Kesulitan Air Bersih

Lazismu DIY Memberikan Bantuan Tandon Air Kepada Kelompok Pemulung di Yogya Karena Kesulitan Air Bersih

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Selain Sebagai Gerakan Tajdid, Muhamadiyah Dikenal Pula Sebagai Gerakan Modern, Begini Penjelasan Haedar Nashir

Selain Sebagai Gerakan Tajdid, Muhamadiyah Dikenal Pula Sebagai Gerakan Modern, Begini Penjelasan Haedar Nashir

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.