• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Mengingat Jalan Panjang Konflik Antara Arab Saudi dan Iran

7 Jan 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 4 mins read
A A
Mengingat  Jalan  Panjang  Konflik  Antara Arab Saudi  dan Iran
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Arab Saudi   telah   memutuskan   hubungan   diplomatic   dengan   Iran pada hari   Ahad (03/01/2016) setelah   penyerbuan   Kedutaan   Saudi   di   Teheran dan Konsulatnya di Masyhad,   krisis diplomatik   ini   diperdalam   pasca   eksekusi Kerajaan Saudi atas seorang ulama   Syiah   terkemuka, Nimr Al-Nimr (56), dilansir Reuters

Pemutusan hubungan diplomatik oleh Saudi terhadap Iran, cukup mengejutkan banyak pihak, walaupun sejarah konflik diantara Negara mayoritas Sunni dan Syiah ini telah berlangsung cukup lama.

Seperti diberitakan panjimas.com sebelumnya, pasca penyerbuan kantor Kedutaan dan Konsulatnya, Menteri Luar Negeri Saudi, Ader al-Jubeir, segera menyatakan sikap Saudi untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Selain itu, menanggapi serangan Kedutaan Saudi, beberapa Negara Sekutu Saudi di Gulf Cooperation Council (GCC), terutama Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, bahkan Sudan dari Negara Muslim Benua Afrika segera mengutuk keras tindakan Iran, dan menyebut bahwa Pemerintah Iran telah melanggar norma hukum Internasional dan Konvensi   Wina   1961   tentang     Hubungan Konsuler.

Secara tegas, mengikuti sekutu dekatnya Saudi, Bahrain, Sudan, UEA, Qatar juga memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran, sementara beberapa yang lain memanggil Duta Besar Iran di Negara setempat, untuk menyampaikan protes kerasnya.

Baik,   Syiah Iran dan Sunni Arab   Saudi   telah   bersaing cukup lama dalam konteks geo-politik di kawasan Timur Tengah. Khawatir dengan   munculnya   pengaruh   Iran   di Timur Tengah, Riyadh   telah   secara   konsisten   mendukung musuh-musuh Iran dan menekan demonstrasi Syiah dan   setiap aksi pro-Iran, mengutip Surat Kabar Perancis, La Tribune.

“[Persaingan] Iran-Saudi telah berusia   sekitar 30 tahun dan   merupakan sebuah Perang Dingin yang tak memiliki nama,” kata Thierry Coville, seorang peneliti dari Institut Hubungan Internasional dan   Kajian   Strategis (IRIS).

Untuk   memahami dan   melihat   seluruh   gambaran di balik krisis politik   saat   ini diantara kedua   Negara kita harus melihat   kembali ke dalam sejarah dan   mengingat   setidaknya beberapa peristiwa politik lainnya yang menunjukkan bahwa krisis diplomatic telah lama ada, diantara keduanya.

Berikut adalah beberapa rincian tentang pasang surut hubungan   selama 30 tahun terakhir:

1979: Revolusi Iran

– Penguasa Arab Saudi terkejut menyaksikan Raja Shah Mohammed Reza Pahlevi, rekan dinasti Saud, digulingkan oleh ulama Syiah, dan pihak Riyadh tampak khawatir jika Revolusi mereka diekspor   dan   dipraktikkan   ke   Saudi.

1980 – Arab Saudi dan sekutunya secara finansial mendukung   Irak memerangi Iran

Selama   perang berdarah   antara Iran dan   Irak (1980 – 1988), Arab   Saudi secara   finansial mendukung Irak dan mendesak   Bahrain, Qatar, Uni Emirat   melakukan   hal yang   sama. Riyadh   takut   bahwa   revolusi   Iran   1979 mengancam   stabilitas kawasan Timur Tengah.

1980-1988: IRAN-IRAK WAR

– Iran berang atas dukungan Arab Saudi kepada   Irak     dalam   perang   Iran-Irak selama 1980-1988,   di mana   Baghdad menggunakan   senjata   kimia.

* 1987 – MEKKAH

– Hubungan   antara   Arab Saudi   dan   Iran     tegang dan   hampir mencapai   titik putusnya hubungan diplomatic   saat pada   bulan Juli tahun   1987   ketika   402   jamaah, 275   di antaranya  adalah warga Iran, gugur   dalam   bentrokan   di   kota   suci   Muslim, Mekkah.

– Para pengunjuk rasa   turun ke jalan-jalan di Teheran, mereka   kemudian   menduduki   Kedutaan   Saudi dan   membakar kantor   Kedutaan   Kuwait.   Seorang diplomat   Arab, al-Ghamdi Mousa’ad, meninggal   di Teheran karena   luka   yang dideritanya   ketika ia   jatuh dari   jendela kantor Kedutaan dan Riyadh   menuduh   Teheran   menunda   pemindahannya   ke Rumah   Sakit di Arab Saudi.

– Hubungan   diplomatik Saudi-Iran diputus oleh   Raja   Arab Saudi, Fahd   pada   bulan   April 1988.

* 1999 – MASA HUBUNGAN MEMBAIK

– Raja Fahd mengucapkan   selamat   atas   kemenangan   Presiden Iran Mohammad   Khatami di pemilu   pada   tahun 2001, dan   mengatakan hal   itu   merupakan   dukungannya atas kebijakan reformis Khatami. Khatami, adalah seorang   ulama   Syiah, yang telah   bekerja untuk   memulihkan   hubungan   dengan   Arab Saudi   setelah   untuk   pertama kalinya ia  menang   telak   pada   tahun   1997 dan   mengakhiri   2 dekade   (20 tahun) hubungan tegang   setalah peristiwa   Revolusi Iran 1979.

– Presiden Iran Khatami   mengunjungi   Arab   Saudi   pada   tahun   1999   pada   kunjungan resmi pertama   oleh   seorang   Presiden Iran   sejak   revolusi 1979. Kedua   negara   menyepakati untuk membangun   hubungan yang lebih baik   dengan   menandatangani   pakta   keamanan   pada   bulan   April 2001.

* 2003 – RIVALITAS KAWASAN

– Invasi Barat yang menggulingkan Saddam Hussein di Irak telah memberdayakan mayoritas Syiah di negara itu dan mengakibatkan pergeseran politik terhadap Iran, bahkan kini Syiah mmeerintah Irak.

– Program energi nuklir Iran semakin memperdalam ketakutan Saudi bahwa Teheran di bawah pengganti Khatami, Presiden Mahmoud Ahmadinejad bertekad   mendominasi kawasan Teluk dan   meningkatkan populasi Syiah-nya.

– Arab Saudi mengatakan kepada utusan Iran pada bulan Januari tahun 2007 bahwa Iran telah menempatkan kawasan Teluk dalam   situasi berbahaya, dan sebagai referensi juga mengacu pada konflik Syiah Iran dengan Amerika Serikat atas Irak dan   juga terkait program nuklirnya.

Januari 2007 – Saudi takut akan   krisis   nuklir   Iran   dan   bergesernya   penguasa   Syiah Irak yang bersekutu dekat dengan Syiah Iran

Arab Saudi dan   Turki simbol dari   ‘supremasisme Sunni’

Riyadh mulai merasa cemas dengan   program nuklir Iran, meskipun   Teheran   menegaskan bahwa program yang dirancang mereka hanya   untuk   tujuan   damai.   Pemerintah   Saudi meyakini Iran sedang berusaha   untuk mendapatkan   senjata   nuklir untuk   meningkatkan pengaruh politiknya di Timur Tengah. Pada saat   yang sama,   menyusul   invasi AS ke   Irak pada tahun   2003, mayoritas   Syiah kini berkuasa   di   Baghdad, yang   selanjutnya lebih membuat khawatir Saudi.

* 2011 – ARAB SPRING

Maret 2011 – Arab Saudi mengirim   pasukan ke Bahrain

– Saat munculnya Arab Spring, protes demonstrasi skala besar   pro-demokrasi   pecah di Bahrain, sekutu Arab Saudi. Khawatir   bahwa   demonstran, yang banyak   dari   mereka adalah Syiah dan selaras dengan kepentingan Iran, Saudi   mengirim tentara mereka   untuk membantu   pemerintah   Bahrain   untuk   menghadang   para   demonstran.

– Kedua Negara itu kemudian   menuduh Teheran   mengobarkan   kekerasan   terhadap   polisi Bahrain.

– Kabel diplomatik AS yang dirilis oleh WikiLeaks menunjukkan pemimpin   Arab, termasuk Raja Abdullah, mendorong Washington untuk mengambil sikap keras terhadap Iran atas program nuklirnya, termasuk   kemungkinan   penggunaan kekuatan   militer.

– Arab Saudi menuduh   beberapa Syiah di Provinsi bagian Timur Saudi, termasuk Nimr, bekerja sama dengan Negara asing – yang   berarti   Iran –   untuk   memicu   perpecahan, setelah   bentrokan terjadi   antara   polisi dan kelompok   Syiah.

– Washington   mengatakan telah   menemukan   sebuah   rencana   Iran   untuk   membunuh Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat. Riyadh   mengatakan bukti   itu   suatu   hal   yang   luar biasa dan   Teheran akan   membayar   harga mahal atas   skenarionya itu.

—   Juli 2012, Arab   Saudi   menangkap   Imam   Syiah,   menuduh   ia telah melakukan pengkhianatan.

Setelah bentrokan antara polisi dan   demonstran   Syiah, pemerintah Saudi menangkap Imam Syiah   Nimr al-Nimr, menuduhnya   bekerja sama dengan   Negara   asing, Iran. Sebelum   penangkapannya al-Nimr   menyerukan   pemisahan   provinsi   timur   Arab Saudi, Qatif dan   al-Ihsaa dari   Kerajaan Saudi Arabia.

* 2012 – PROXY WARS

– Arab Saudi menjadi pendukung utama   pemberontak pejuang   untuk   menggulingkan sekutu Iran, Presiden Bashar al-Assad di Suriah. Riyadh   menuduh   Assad   melakukan “genosida” (pembunuhan missal) dan Iran bertindak menjadi penyokong rezim zalim Suriah. Sementar Teheran   menuduh   Riyadh   menyokong “terorisme”.

– Saudi berusaha untuk   menggulingkan   Bashar al-Assad di Suriah

Saudi   akan menghadiri   Pembicaraan   terkait Suriah   Meskipun Memutus   Hubungan Dengan   Utusan Iran

Arab Saudi   menjadi salah satu pendukung utama pemberontak Islam (mujahidin) yang berusaha menggulingkan pemerintah Suriah yang dipimpin oleh Bashar al-Assad. Riyadh menuduh al-Assad melakukan   genosida (pembunuhan missal)   atas   populasi Sunni.

*2015 PROXY WARS

– Pada bulan Maret 2015, Arab Saudi memulai kampanye militer di Yaman untuk menghentikan kelompok Syiah Houthi, yang bersekutu dengan Iran, dari mengambil kekuasaan Presiden Yaman. Riyadh menuduh Iran   menggunakan sejumlah milisi   untuk   melancarkan   kudeta. Teheran   mengatakan   serangan udara   Riyadh   menargetkan   warga sipil. Konflik perang Yaman   menyebabkan   krisis   kemanusiaan di   Yaman, yang mempengaruhi   sekitar 20 juta   orang   atau   80   persen dari   penduduk Negara itu, menurut PBB. [IZ]

Tags: headlinesKonflik Arab Saudi IransunniSyiah
ShareTweetSend
Previous Post

Astaghfirullah, Setelah Corsica Lagi-Lagi Masjid di Valence Perancis Diserang, 1 Orang Terluka Tembak

Next Post

Difitnah Sebagai Jaringan Teroris, Wahdah Islamiyah Berikan Klarifikasi

Next Post
Difitnah Sebagai Jaringan Teroris, Wahdah Islamiyah Berikan Klarifikasi

Difitnah Sebagai Jaringan Teroris, Wahdah Islamiyah Berikan Klarifikasi

MUI Papua : Tindak Tegas Aktor Intelektual Pelaku Kekerasan

MUI Papua Minta Bantuan Pemerintah Demi Larang Dakwah Ustadz Ja’far Umar Thalib

Private: Persidangan Penting Ustadz Afif, Pendukung Daulah Islamiyah bisa Dijerat Pasal Makar!

TPM: MUI Papua Diskriminatif

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Mengingat  Jalan  Panjang  Konflik  Antara Arab Saudi  dan Iran

Mengingat Jalan Panjang Konflik Antara Arab Saudi dan Iran

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.