• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Penelitian 41 Persen Masjid Sebar Paham Radikal, DMI: Kesimpulan yang Mentah

10 Jul 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Penelitian 41 Persen Masjid Sebar Paham Radikal, DMI: Kesimpulan yang Mentah
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Sekretaris Bidang Dakwah Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DM) Ustaz Ahmad Yani menilai kesimpulan Penelitian Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang menyebut 41 persen masjid di kantor pemerintahan terindikasi sebar paham radikal, terlalu mentah.

“Kesimpulan itu terlalu mentah. Khutbah Jum’at setahun kok cuma diukur sebulan, khatib itu kan cuma 1-2 kali di suatu tempat dalam setahun. Lagipula, kriteria radikal itu juga apa? Kalau khatib tidak mengakui kebenaran agama lain itu bukan radikal,” kata Ustadz Ahmad Yani yang juga Ketua Ketua LPPD Khairu Ummah kepada Panjimas via WA.

Bahkan, lanjut Ustadz Ahmad Yani juga menyampaikan pernyataan Wakapolri yang juga pengurus PP DMI., yang membantah
kesimpulan penelitian itu. Ustaz Ahmad Yani berharap, Kementerian agama terus saja membina. “Khatib sudah tahu apa yang harus dilakukan. Pedoman dakwah juga sudah dibuat oleh MUI,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah penelitian Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang bekerjasama dengan Rumah Kebangsaan pada kurun waktu 29 september – 21 oktober 2017, menyebutkan, sebanyak 41 dari 100 masjid dilingkungan pemerintahanan yang berada di Jakarta terindikasi disusupi paham radikal dalam materi khutbahnya.

Koodinator Survei sekaligus sekaligus peneliti dari P3M Agus Muhammad menuturkan ke 41 masjid tersebut terbagi dari 21 masjid dilingkungan BUMN, 8 masjid dilingkungan Lembaga Negara, serta 12 masjid dilingkungan Kementrian.

Dari jumlah tersebut sekitar 17 masjid dikategorikan terindikasi memberikan materi khutbah dengan tingkat radikal tinggi yakni ikit memprovokasi umat agar melakukan tindakan intoleran serta mengamini terbentuknya negara dengan sistem khilifah.

“Meskipun masjid-masjid tersebut membawa simbol negara, para takmir (pengurus) masjid dan penetuan khotib Jumat ditemukan mempunyai pandangan keagamaan yang cenderung ekstrim,” ujarnya di Gedung PBNU Pusat, Jakarta, Minggu (8/7) lalu.

Agus menuturkan dalam penelitian ini paham radikal yang dimaksud adalah paham yang menganggap satu kelompok paling benar dan kelompok lain salah, lalu mudah mengkafirkan orang lain, berpaham intoleransi, cenderung memaksakan keyakinan pada orang lain, dan menganggap demokrasi produk kafir serta membolehkan segala cara atas nama negara.

Namun dirinya menuturkan hasil survey tersebut masih merupakan indikasi dan belum sepenuhnya mencerminkan realitas yang sebenarnya. Sebab variabel yang diambil dalam penelitian ini hanyalah isi materi khutbah Jumat saja dan belum memasukan variabel terkait kegiatan yang dilakukan oleh masjid-masjid tersebut.

Meski demikian dirinya meminta agar pemerintah dapat menjadikan temuan tersebut sebagai evaluasi khusunya dalam menetukan SOP kegiatan masjid dilingkungannya.

“Bisa jadi masjid-masjid yang terindikasi radikal tersebut sesungguhnya moderat karena yangbdianalisis hamya khutbah Jumatnya. Memang perlu ada penelitian lanjutan tetapi kami harap pemerintah menjadikan hal ini sebagai antisipasi dalam mementukan SOP kegiatan di masjid-masjid yang ada dilingkungannya,” ujarnya.

Saat ditanya terkait letak pasti masjid-masjid tersebut ia masih enggan menjelaskan dengan alasan masih perlu adanya penelitian lanjutan. Ia pun beralasan hasil ini baru dipublikasikan saat ini dikarenakan menunggu situasi politik yang kondusif.

Penelitian tersebut dilakukan kepada 100 masjid yang berlokasi di Jakarta dengan sebaran 37 masjid di BUMN, 28 masjid di Lembaga Negara, serta 35 masjid di Kementrian. Adapun variabel yang diambil ialah materi khutbah Jumat dalam kurun waktu waktu 29 September – 21 Oktober 2017. (ass)

Tags: DMI: Kesimpulan yang MentahheadlinesPenelitian 41 Persen Masjid Sebar Paham RadikalUstaz Ahmad Yani
ShareTweetSend
Previous Post

Aa’ Gym: Kita Bukan Binatang, Hentikan Sebutan Cebong dan Kampret!

Next Post

Mitos Masjid Radikal, Proyek Intoleransi yang Mengada-ada.

Next Post
Mitos Masjid Radikal, Proyek Intoleransi yang Mengada-ada.

Mitos Masjid Radikal, Proyek Intoleransi yang Mengada-ada.

Nasihat Gubernur NTB kepada Jurnalis Muslim: Sebarkan Kebenaran

TGB Meminta Semua Pihak Luruskan Niat untuk Kebaikan Bangsa dan Umat

Wakapolri: Hati-hati Dilaknat Allah, Nuduh Masjid Radikal!

Wakapolri: Hati-hati Dilaknat Allah, Nuduh Masjid Radikal!

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Penelitian 41 Persen Masjid Sebar Paham Radikal, DMI: Kesimpulan yang Mentah

Penelitian 41 Persen Masjid Sebar Paham Radikal, DMI: Kesimpulan yang Mentah

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.