SOLO, (Panjimas.com) – Pagi itu sekelompok anak muda Kota Solo mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati hari solidaritas Palestina. Acara yang diselenggarkan di CFD tersebut sempat menyedot perhatian masyarakat sekitar.

Kegiatan yang mengambil tema “Peace, Love and Humanity” tersebut merupakan kerjasama lembaga antar mahasiswa.

Beberapa acara yang disajikan diantaranya adalah Running March, Modern & Traditional Music, Poem, Palestine Dance, Beatbox, One Voice for Palestine, Choir Anak, Donasi, Healt Check, serta diakhiri dengan Praying together.

“Tujuannya dari kegiatan ini adalah untuk membepringati hari solidaritas Palestina yang ditetapkan PBB pada tanggal 29 November. Acara ini kemasannya ada dua yaitu lomba lari dan juga permormen art dari beberapa komunitas yang ada.” ujar Muhammad Yahya Alyas selaku Ketua Panitia kepada Panjimas. Ahad, (2/12).

Disini kita juga tidak berbicara tentang ras, agama dan lain sebagainya. Kita murni membahas tentang persoalan kemanusiaan yang ada di Palestina. Jika kegiatan hari ini sukses maka tidak menutup kemungkinan akan diselenggarakan lagi di tahun mendatang dengan target yang lebih besar lagi.

Pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat diantaranya adalah bahwa Negara pertama kali yang mengakui kemerdekaan Indonesia salah satunya adalah Palestina. Bahkan salah satu pengusaha Ali Taher memberikan donasinya untuk Indonesia. Dengan demikian Indonesia memiliki hutang budi kepada Palestina.

“Selama kita memiliki hati nurani ayo peduli dengan dengan persoalan Palestina karena ini juga merupakan tujuan dan cermin dari UUD 1945.” pungkasnya. [RN]