• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bangkitnya Kaum Luth Zaman Now

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
AILA: 93 Persen Masyarakat Indonesia Tolak Seks Menyimpang
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Setelah munculnya putusan MK mengenai Legalitasi Aktivis LGBT yang harus dihargai merupakan awal dari suatu kehancuran. Bagaimana tidak perilaku LGBT yang semakin marak merupakan bukti adanya  perubahan paradigma di masyarakat tentang standar “baik buruk perbuatan” akibat penerapan sistem sekuler. Pada saat ini aktivis LGBT semakin memberanikan diri untuk mempublikasikan bahkan mengeksistensikan diri mereka dikalayak publik. Banyak beredar tentang foto-foto pertunangan antara gay, aksi bermesraan antara lesbian dan aksi tak senonoh kaum gay ketika dijalan macet yang terjadi dijakarta, mereka melakukan hal ini tanpa ada rasa malu maupun bersalah. Bahkan beberapa hari kemarin muncul presepsi dari Jeremy Teti yang ternyata pendukung LGBT, dia menyatakan bahwa pasangan sejenis bisa mempunyai keturunan dengan sewa rahim. Sontak pernyataan ini menjadikan gempar di sosial media, tak sedikit para kaum ibu mencurahkan isi hatinya yang membantah pernyataan Jeremy Teti.  Sungguh sangat menyedihkan, bagaimana tidak presepsi ini menunjukkan betapa rendahnya derajat manusia.

Padahal yang menciptakan dan yang memberikan keturunan adalah Allah SWT. Lantas apakah dengan begitu mudahnya kita bisa membeli ciptaan sang Maha Pencipta yaitu Allah. Tak hanya itu bahkan banyak beredar opini LGBT ini dalam sebuah buku pendidikan sekolah dasar yang didalamnya menyebutkan tentang seorang BANCI yang boleh menjadi imam. Inilah bukti bahwa LGBT mulai disusupkan pada dunia pendidikan dengan terbitnya buku ini. Hal ini merupakan salah satu upaya kaum LGBT untuk mengejar “legalitas” dan Keberanian “eksis” bentuk Liberalisasi Perilaku dengan mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga merupakan produk dari Sistem Sekuler yang merusak moral bahakan aqidah manusia.

Akibat LGBT

Sepanjang sejarah perbuatan gay dan lesbian ini sudah ada pada zamannya Nabi Luth, kala itu kaum Nabi Luth melakukan perbuatan keji ini tatkala dihasut oleh iblis, sampai akhirnya perilaku hina ini melampaui batas dimana Nabi Luth yang sudah mendakwahi untuk menyadarkan kaumnya tidak ada yang mendengar. Hingga akhirnya Allah memberikan azab yang pedih. Kisah ini banyak terdapat dalam firman Allah. Selain itu dari hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Abbas ra. Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kam Nabi Luth, Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kam Nabi Luth, beliau sampaikan sampai tiga kali” [Dihasankan Syaikh Syu’aib Al-Arna].

Rasulullah SAW, juga bersabda :

“Barangsiapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Nabi Luth, maka bunuhlah pelaku dan pasangannya” [HR. Tirmidzi dan yang lainnya, dishahihkan Syaikh Al-Albani]

Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya :

“Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas” (QS. Al- A’raf : 81)

“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda” (QS. Al- Hajr : 73-75)

Allah menurunkan azab pada kaum Nabi Luth ini dengan membalikkan gunung kemudian dijatuhkan kepada mereka yang disertai jatuhnya batu-batuan. Bukanlah susatu hal yang tidak mungkin jika azab ini juga terjadi pada zaman kita. Dimana ketika kita membiarkan kemunkaran besar ini menjadi sesuatu permasalahn dan bukan urusan kita. Bisa jadi kita yang bukanlah pelaku ataupun aktivis LGBT juga bisa terkena dampak dari bahayanya LGBT ini baik berupa musibah yang diturunkan ataupun penyakit yang ditularkan sebagai wabah dari akibat LGBT. Krena azab Allah tidak hanya menimpa sang pelaku saja tapi bisa saja juga menimpa masyarakat sekitar.

Sikap Penolakan

Lantas apa yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim? Bukan kah kita percaya bahwa yang namanya azab Allah pasti akan terjadi tatkala kemunkaran sudah merajalela? Yaa… sebagi seorang muslim hendaknya kita melakukan penolakan dengan keberadaan LGBT atas dasar karena dorongan keimanan dan ketaatan kepada Allah bukan kemanusiaan dengan memebrikan dukungan bahkan membiarkan karena itu hak mereka. Untuk itu kita sadari bahwa segala sesuatu yang dilakukan di dunia ini akan dimintai pertanggung jawaban maka sekecil apapun cara atau langkah kita dalam penolakan akan mempengaruhi opini umat terhadap pandangan dan persepsi LGBT. Karena LGBT adalah penyakit, penyakit berbahaya yang dapat menular dan merusak moral, perilaku serta aqidah kita. Untuk itu sikap para penguasa terutama pemerintah hendaknya bertanggungjawab terhadap fenomena ini dengan menyelamatkan generasi dan umat dari kehancuran akibat perbuatan maksiat perzinahan dan LGBT. Bukan justru mendukung atau bahkan memberikan perlindungan terhadap kaum LGBT, karena hal ini akan mempengaruhi masa depan generasi bangsa. Untuk itu sebagai seorang pemimpin hendaklah dengan tegas dan bijaksana dalam memutuskan segala sesuatu permasalahan dengan berlandaskan pada hukum Allah yakni dengan merepkan syariat Allah. Karena dengan menerapkan syariat Allah dalam kehidupan maka Allah akan menurunkan keberkahan yang berlimpah dan menjauhkan dari azab yang pedih. Wallahua’lam bishawab. [RN]

 

Penulis, Ilma Kurnia Pangestuti

Mahasiswi tinggal di Blitar

 

Tags: bahaya lgbtkaum luthLGBT
ShareTweetSend
Previous Post

Perumpamaan Orang Kafir Punya Mata tapi Buta

Next Post

Polisi Saudi Akhirnya Temukan Mayat Hakim Syiah Yang Hilang di Qatif

Next Post
Polisi Saudi Akhirnya Temukan Mayat Hakim Syiah Yang Hilang di Qatif

Polisi Saudi Akhirnya Temukan Mayat Hakim Syiah Yang Hilang di Qatif

Tentara Israel Tahan 30 Warga Palestina Dalam Penyerbuan Ahad Malam

Tentara Israel Tahan 30 Warga Palestina Dalam Penyerbuan Ahad Malam

Terkait UAS Ditolak di Hongkong, Tokoh Solo Bandingkan dengan TKI

Terkait UAS Ditolak di Hongkong, Tokoh Solo Bandingkan dengan TKI

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
AILA: 93 Persen Masyarakat Indonesia Tolak Seks Menyimpang

Bangkitnya Kaum Luth Zaman Now

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.