• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Jerman Siagakan Aparat, Hadapi Kemungkinan Serangan “Lone Wolf” Lebih Lanjut

22 Jul 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Jerman Siagakan Aparat, Hadapi Kemungkinan Serangan “Lone Wolf” Lebih Lanjut
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERLIN, (Panjimas.com) –  “Jerman kemungkinan akan menghadapi serangan-serangan kembali”, demikian pernyataan Menteri Dalam Negeri pada hari Rabu (20/07/2016), meskipun ia pun membantah adanya hubungan antara kebijakan pemerintah membuka pintu terhadap para pengungsi dengan insiden serangan hari Senin, (18/07) di sebuah kereta api di Bavaria.

Kubu Partai anti-imigran Alternative for Germany (AFD) telah memanfaatkan serangan kereta Senin itu untuk mengkritik kebijakan imigran Kanselir Angela Merkel, di mana sebanyak 1,1 juta orang telah masuk ke Jerman pada tahun 2015, kebanyakan dari mereka adalah para pengungsi dari negara-negara konflik seperti Suriah dan lainnya.

“Anda tidak bisa mengatakan, tidak ada hubungan antara pengungsi dan terorisme, akan tetapi bahaya tetap menjadi lebih tinggi dari sebelumnya dan akan tetap tinggi, terlepas dari pertanyaan-pertanyaan tentang kebijakan pengungsi,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere.

Seorang pemuda berusia 17-tahun yang telah mencari suaka di Jerman ditembak mati oleh Kepolisian setelah ia melukai empat orang wisatawan asal Hong Kong yang sedang bepergian di kereta dekat kota Wuerzburg dan melukai wanita lain saat ia mencoba melarikan diri TKP.

Pelaku penyerangan di Kereta itu sebelumnya dianggap merupakan warga Afghanistan, namun Medagri, de Maiziere, mengatakan pada hari Rabu (20/07) bahwa ada indikasi dia [pelaku] berasal dari Pakistan. Para pejabat Jerman telah mengatakan penyerang datang ke Jerman seorang diri tanpa pendamping dan terdaftar sebagai pengungsi pada bulan Juni 2015 di Passau di perbatasan Austria.

Serangan kereta itu datang hanya empat hari setelah serangan truk menghantam kerumunan orang di kota Nice, Perancis pada saat perayaan Hari Bastille yang menewaskan 84 jiwa. Kelompok Islamic State (IS) telah mengklaim bertanggungjawab atas kedua serangan, walaupun bukti-bukti terkait kontak langsung antara pelaku dengan IS dalam serangan Nice di Perancis belum terungkap.

De Maiziere mengatakan pemerintah Jerman telah memperkenalkan berbagai langkah untuk meningkatkan keamanan di negara itu tahun lalu, namun Ia memperingatkan bahwa  Jerman harus menguatkan diri untuk menghadapi serangan lebih lanjut.

“Seperti beberapa negara-negara Uni Eropa, dan seperti seluruh negara yang tergabung dalam Uni Eropa, Jerman juga menjadi daerah sasaran terorisme internasional …ini situasi yang serius,” kata de Maiziere kepada wartawan.

Penyelidikan sejauh ini menunjukkan bahwa penyerang kereta telah menjadi  penyerang “lone wolf” (jenis serangan seorang diri) yang telah didorong oleh propaganda IS, kata de Maiziere.

Kepolisian Jerman telah menemukan sebuah bendera Islamic State (IS) yang dibuat dengan kuas lukis di kamar pelaku, selain itu ditemukan pula surat yang tampaknya telah ditulis oleh pelaku untuk ayahnya. Seorang petugas yang mengatakan telah membaca surat itu mengatakan isinya adalah “Dan sekarang doakanlah saya!, bahwa saya dapat membalas dendam pada orang-orang kafir, doakan saya agar saya dapat masuk ke surga”.

Islamic State (IS) telah mengunggah sebuah video, yang dijelaskan oleh de Maiziere sebagai video otentik, di mana seorang pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai pengungsi telah bersumpah untuk melaksanakan misi penyerangan dan mendesak orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Tidak jelas bagaimana pemuda itu dapat menjadi radikal. Dia tinggal dengan keluarga angkat di Jerman dan memiliki pekerjaan paruh waktu di sebuah toko roti.

De Maiziere mengatakan warga Jerman harus terbiasa dengan rekaman pengawasan video-video dan banyaknya petugas polisi di jalan-jalan, dan Mendagri Jerman itu juga mendesak Masjid-Masjid untuk membantu Muslim berintegrasi.

“Kami perlu kerja sama secara aktif dengan Muslim yang tinggal di sini, termasuk jamaah Masjid yang ada di sini. Mereka juga harus memberikan kontribusi untuk integrasi, untuk pencegahan dan mencegah proses radikalisasi awal,” kata De Maiziere. [IZ]

Tags: headlinesjermanLone Wolf
ShareTweetSend
Previous Post

Setujui Permintaan Israel, UNESCO Tunda Pemungutan Suara Resolusi Terkait Masjidil Al Aqsa

Next Post

Terkait Revisi Undang-Undang Anti Terorisme, ISAC Sampaikan 12 Catatan kepada Pansus DPR RI

Next Post
Terkait Revisi Undang-Undang Anti Terorisme, ISAC Sampaikan 12 Catatan kepada Pansus DPR RI

Terkait Revisi Undang-Undang Anti Terorisme, ISAC Sampaikan 12 Catatan kepada Pansus DPR RI

Khadijah, Sang Wanita Fenomenal [Bagian 2]

Khadijah, Sang Wanita Fenomenal [Bagian 2]

Anggota DPR: Pencabutan Perda Harus Perhatikan Segala Aspek

Almuzzamil Yusuf: Harus tidak Ada Lagi Kasus Salah Tangkap dan Salah Tembak

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Jerman Siagakan Aparat, Hadapi Kemungkinan Serangan “Lone Wolf” Lebih Lanjut

Jerman Siagakan Aparat, Hadapi Kemungkinan Serangan “Lone Wolf” Lebih Lanjut

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.