• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA

Makan Secukupnya, Baik Akhlaqnya

7 Jul 2017
in ISLAMIA, Kuliah Akhlaq
Reading Time: 2 mins read
A A
Makan Secukupnya, Baik Akhlaqnya
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Semua makhluk hidup butuh makan. Bagi manusia, makanan merupakan kebutuhan vital yang idealnya diasup setiap hari. Artinya, aktivitas makan merupakan rutinitas harian. Dan setiap aktivitas orang Mukmin, terlebih lagi rutinitas harian, hendaknya dilakukan dengan akhlaq terpuji.

Salah satu akhlaq Mukmin dalam hal makan adalah sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan.

“…. Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (al-A’raf: 31).

Berlebihan dalam mengasup makanan merupakan perbuatan tercela. Hal tersebut merupakan ekspresi sikap hedonis yang sangat jelas bertentangan dengan prinsip dasar Islam. Hedonisme adalah paham yang menjadikan kenikmatan dunia sebagai tujuan, sementara aqidah Islam dengan jelas meyakini kehidupan dunia sebagai ruang dan waktu beribadah yang hasil akhirnya akan dituai kelak di akhirat.

Maka itu nalar mengatakan bahwa bila hidup hanya diagendakan untuk memuaskan nafsu duniawi yang salah satunya adalah mencecap kelezatan makanan, kerugianlah yang didapatkan. Kesempatan hidup menjadi sia-sia karena tak berisi agenda bermutu yang berguna bagi masa depan. Penyia-nyiaan kesempatan hanya mengundang kemurkaan Allah subhanahu wa ta’ala, dan bila Dia telah murka maka kebinasaan akan menimpa.

“Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan jangan melampaui batas yang menyebabkan kemurkaanKu menimpamu. Barangsiapa ditimpa kemurkaanKu, maka sungguh binasalah ia.” (Thaha: 81).

Usia orang beriman hendaknya diisi dengan kemanfaatan. Menurut Islam, aktivitas makan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar sehat dan berkualitas, sehingga dapat menunaikan tugas hidup sebagai khalifah. Untuk itu seharusnya orang beriman memerhatikan makanan yang akan diasup, memilih yang benar-benar dibutuhkan dan berdampak baik bagi jiwa, badan, dan lingkungan. Dan itu akan dapat tercapai sempurna bila porsinya wajar, sesuai kebutuhan, tak berlebihan.

Keberlebihan dalam mencecap makanan merupakan bagian dari gaya hidup glamaor. Hedonisme dan keglamoran adalah dua hal yang tak terpisahkan dan merupakan salah satu bentuk kesombongan. Kesombongan adalah akhlaq yang sangat tercela, sangat dibenci oleh Allah dan RasulNya.

“Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah tanpa berlebihan dan kesombongan.” (Hr. Baihaqi).

Gaya hidup hedonis nan glamor bisa dipastikan mengandung pemborosan. Pemborosan merupakan akhlaq tercela yang pelakunya oleh Allah ta’ala disebut sebagai saudara setan.

“…. dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (al-Isra: 26-27).

as-Sa’di rahimahullah dalam memaknai ayat di atas menjelaskan bahwa pemboros disebut teman setan karena setan tidak mengajak kecuali kepada perbuatan tercela. Ia mengajak manusia berlaku kikir atau sebaliknya, boros. Sementara Allah ta’ala memerintahkan kita agar menempatkan diri secara proporsional.

“Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfaqkan (harta), mereka tidak berlebihan dan tidak (pula) kikir. Di antara keduanya secara wajar.” (al-Furqan: 67).

Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam kembali menegaskan bahwa takaran proporsional adalah pilihan terbaik dalam setiap hal. Begitulah prinsip Islam.

“Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan.” (Hr. Bukhari).

Tentang adab makan, khususnya porsi makan ideal, beliau memberikan gambaran matematisnya.

“…. Sesungguhnya cukup bagi anak Adam untuk makan sekadar beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Dan apabila diperlukan maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk udara.” (Hr. Ibnu Majah, an-Nasa’i, dan Tirmidzi).

Porsi asupan ideal menunjang kesehatan dan kinerja jiwa dan raga dalam menunaikan tanggung jawab kehidupan. Dan asupan yang berlebihan membuat kinerja jiwa dan raga melemah karena kesehatannya terganggu.

“Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebabkan malas shalat.” (Hr. Bukhari).

Begitulah akhlaq Islam dalam mengasup makanan. Bila kita mampu menetapinya dengan baik, insya Allah keberkahan rezeki dan kebahagiaan hidup akan kita dapatkan. Wallahu a’lam. [IB]

Tags: makanmakan dan minum
ShareTweetSend
Previous Post

Pengrajin Panahan Akui Memanah Tingkatkan Konsentrasi

Next Post

Pagi ini Hidayat, Pelapor Putra Jokowi Diperiksa Polres Metro Bekasi Kota

Next Post
Berikut Alasan Muhammad Hidayat Berani Melaporkan Kaesang Pangarep ke Polisi

Pagi ini Hidayat, Pelapor Putra Jokowi Diperiksa Polres Metro Bekasi Kota

Anak Presiden Kebal Hukum? Pelapor Malah Jadi Tersangka dengan Kasus Berbeda

Anak Presiden Kebal Hukum? Pelapor Malah Jadi Tersangka dengan Kasus Berbeda

Pushami Desak Polri Bebaskan Korban Salah Tangkap Densus 88

Tak Mungkin Kaesang Diperiksa, Asas Hukum Tumpul ke Penguasa

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

11 Jun 2025
Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

28 Mar 2025
UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

28 Mar 2025
Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

22 Mar 2025
Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

11 Mar 2025
Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

8 Mar 2025
Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

1 Mar 2025
Makan Secukupnya, Baik Akhlaqnya

Makan Secukupnya, Baik Akhlaqnya

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2025 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.