KAIRO, (Panjimas.com) — Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mendesak Damaskus mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan kembali kursinya di Liga Arab yang berbasis di Kairo.

Sebagaimana diketahui, keanggotaan Suriah di Liga Arab dibekukan sejak tahun 2011, saat rezim Bashar al-Assad melancarkan kekerasan terhadap kelompok demonstran, yang memicu perang sipil selama delapan tahun lamanya.

“Kembalinya Suriah ke Liga Arab bergantung pada keputusan yang diadopsi oleh negara-negara anggota liga dalam pertemuan puncak berikutnya,” pungkas Shoukry saat konferensi pers bersama dengan Menlu Maroko, Nasser Bourita, Selasa (08/01), dikutip dari Anadolu.

“Situasi tidak akan berubah jika pemerintah Suriah gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan kedaulatan, serta mengaktifkan solusi politik,” ujarnya.

Menlu Mesir pun tuurt menyampaikan harapannya agar situasi di Suriah membaik.

“Alih-alih membuahkan hasil positif, konflik militer di Suriah justru merugikan penduduk Suriah,” tandasnya.[IZ]